Sistem Pernafasan Pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga

Bagaimana cara binatang bernafas?
Setiap makhluk hidup niscaya bernafas, begitu juga halnya dengan Hewan.
Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan hewan, ada binatang yang bernafas memakai paru-paru, kulit, Insang, Trakea.

Pernafasan

Pernafasan disebut juga dengan Respirasi.

Bernafas sanggup didefinisikan sebagai suatu proses memasukkan (Menghirup) oksigen (O2) ke dalam badan guna membantu proses pembakaran (oksidasi) makanan untuk menghasilkan energi, kemudian mengeluarkan karbondioksida dan uap air (H2O)

Bernafas sanggup didefinisikan sebagai suatu proses memasukkan (Menghirup) oksigen (O2) ke dalam badan guna membantu proses pembakaran (oksidasi) makanan untuk menghasilkan energi, karbondioksida dan uap air (H2O).

Energi yang dihasilkan dipakai badan untuk melaksanakan banyak sekali aktifitas, sedangkan sisa pembakaran yakni karbondioksida dan uap air akan dikeluarkan dari dalam tubuh.

Meski bernafas pada setiap binatang mempunyai tujuan yang sama, namun dalam melaksanakan pernafasan, beberapa jenis binatang mempunyai cara bernafas yang berbeda-beda.

Sistem pernafasan Hewan
Beberapa sistem pernafasan pada hewan, antara lain:

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

1. Burung (Aves)
Sistem Pernafasan pada Hewan sejenis Unggas atau Burung (AVES).
Hewan jenis burung atau unggas (Aves) bernafas dengan memakai Paru-paru.

Hewan jenis burung yang sanggup terbang mempunyai cara bernafas tersendiri, burung mempunyai alat pernafasan khusus yang disebut dengan kantung udara (Pundi-pundi udara) yang terhubung ke jalan masuk paru-paru.

  • Pada dikala burung terbang atau mengepakkan sayapnya, burung bernafas tidak melalui hidung, melainkan bernafas dengan memanfaatkan oksigen yang tersedia di dalam kantung udara (Pundi-pundi) yang dimasukkan ke dalam paru-paru.
  • Kemudian, dikala burung tidak mengepakkan sayapnya, baik itu dikala melayang diudara atau dikala hinggap di darat. Burung kembali bernafas melaui hidung dan mengisi kantung udara (pundi-pundi) untuk persediaan oksigen dikala terbang (mengepakkan sayap) berikutnya.

Proses pernafasan pada Burung:

Oksigen masuk melalui Hidung – tenggorokan – Pundi-pundi udara – Paru-paru.

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

2. Reptil
Sistem Pernafasan pada binatang jenis Reptil.
Hewan jenis Reptil (Hewan melata), Seperti contohnya Kura-kura, kadal, komodo,biawak, buaya bernafas memakai paru-paru.

Keunikan dari binatang jenis reptil ialah mempunyai katup pada jalan masuk pernafasannya, pada dikala berada di dalam air binatang jenis reptil sanggup menutup katup jalan masuk pernafasan yang terdapat pada hidung, batang tenggorok, sehingga air tidak masuk ke dalam paru-paru.

Proses pernafasan pada Reptil:

Oksigen masuk melalui Hidung – batang tenggorokan – Paru-paru

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

3. Amfibi
Sistem Pernafasan pada binatang jenis Amfibi.
Hewan jenis amfibi ialah binatang yang sanggup hidup di air maupun di darat.
Sistem pernafasan pada binatang jenis Amfibi memakai beberapa cara, yaitu memakai Paru-paru, insang dan kulit.

Seperti contohnya sistem pernafasan pada Katak

  • Katak yang masih bayi berupa larva yang hidup di dalam air, bernafas memakai Insang luar yang berada di cuilan belakang kepalanya.
  • Katak yang berusia 9 hari disebut berudu, bernafas memakai insang dalam.
  • Katak remaja yang sudah sanggup hidup di darat maupun di air melaksanakan pernafasan dengan memakai paru-paru dan kulit.
 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Pernafasan Ikan

4. Ikan (Pisces)
Sistem Pernafasan pada ikan (Pisces)
Ikan bernafas dengan memakai insang yang berjumlah 4 pasang.

4 pasang insang tersebut terletak pada kepala sebelah kanan dan kiri kepalanya, dan dilindungi oleh tutup insang.

Pernafasan pada ikan dilakukan dengan cara:

  • Saat ikan membuka mulutnya, air masuk ke dalam rongga verbal sementara tutup insang tertutup.
  • Air yang masuk kedalam rongga verbal tersebut mengandung oksigen, kemudian oksigen tersebut diikat oleh pembuluh kapiler yang terdapat pada insang.
  • Kemudian dikala verbal ikan tertutup, maka tutup insang akan terbuka untuk mengeluarkan air dan karbondioksida melalui lembaran insang.

Ikan juga mempunyai gelembung renang yang berfungsi sebagai pengaturan naik-turun ikan di dalam air, dan sebagai tempat penyimpanan cadangan oksigen.

Selain itu untuk beberapa jenis ikan yang hidup di tempat air yang kurang atau hidup di lumpur, menyerupai ikan lele dan ikan gabus. Memiliki cuilan pernafasan yang disebut dengan labirin.

Labirin atau lembaran-lembaran insang pada ikan tersebut berfungsi sebagai tempat menyimpan persediaan oksigen untuk bernafas.

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

5. Cacing
Sistem Pernafasan pada Cacing.
Hewan yang termasuk ke dalam jenis Cacing pada umumnya tidak mempunyai alat pernafasan yang khusus, binatang jenis cacing biasanya bernafas dengan memakai permukaan kulit.

Permukaan kulit pada cacing mengandung lendir, lendir ini berfungsi untuk menjaga kondisi pemukaan kulitnya semoga selalu berair semoga oksigen sanggup lebih gampang masuk dan diedarkan ke seluruh badan melalui pembuluh darah, dan mengeluarkan karbondioksida melalui kulit tersebut.

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

6. Mamalia
Sistem Pernafasan pada binatang jenis Mamalia.
Hewan jenis mamalia ialah binatang menyusui anak-anaknya.

Hewan jenis mamalia (Menyusui) ada yang hidup di darat dan ada yang hidup di air.

  • Hewan mamalia yang hidup di darat, seperti: Kerbau, kambing, kucing, sapi, gajah, harimau dan lainnya.
  • Hewan mamalia yang hidup di air, seperti: Ikan paus dan ikan lumba-lumba.

Hewan jenis mamalia, baik yang hidup di darat maupun yang hidup di air, bernafas memakai paru-paru.

Pernafasan binatang mamalia memerlukan oksigen di udara, oleh lantaran itulah Ikan paus dan lumba-lumba sering naik ke permukaan air untuk menghirup oksigen di udara.

 Namun terdapat beberapa perbedaan pada sistem pernafasan binatang Sistem Pernafasan pada Hewan, Burung, Reptil, Amfibi, Ikan, Cacing, Mamalia, Serangga
Source:Pixabay.com

7. Serangga (Insecta)
Sistem pernafasan pada binatang jenis serangga.
Hewan yang termasuk jenis serangga, seperti: Belalang, Capung, lalat, rayap dan lainnya.

Hewan jenis Serangga bernafas dengan memakai Trakea.
Trakea merupakan cuilan yang berupa pembuluh-pembuluh halus yang bercabang-cabang memenuhi seluruh cuilan badan serangga.

  • Pembuluh-pembuluh halus yang dimiliki Trakea tersebut bermuara pada satu cuilan yang disebut dengan Spirakel.
  • Spirakel ditutupi oleh bulu-bulu yang halus dan berfungsi sebagai penyaring debu atau kotoran, sehingga udara/oksigen yang masuk ke Trakea menjadi bersih.
  • Kemudian Udara/oksigen yang masuk ke trakea melewati Trakeola yang terhubung dengan Membran Sel.
  • Bagian yang disebut dengan Trakeola mempunyai ujung pembuluh yang kecil dan mengandung sejenis cairan berwarna biru tua.
  • Oksigen masuk melalui trakeola menuju sel tubuh, dan Karbondioksida akan dikeluarkan kembali melalui Trakeola melewati Trakea kemudian dibuang ke luar.
  • Keluar masuknya Udara/Oksigen disebabkan oleh pergerakan otot badan serangga secara teratur.

Semoga bermanfaat!

Berbagi ilmu pengetahuan umum
dikutip dari banyak sekali sumber